WASHINGTON — Jumlah warga Muslim Amerika yang memegang jabatan publik di Amerika Serikat mencapai rekor tertinggi dalam sejarah. Berdasarkan laporan 2026 Directory of Elected Muslim Officials yang dirilis oleh Council on American-Islamic Relations (CAIR) dan Jetpac, saat ini terdapat setidaknya 255 pejabat Muslim yang terpilih dan bertugas di 26 negara bagian. Minggu, 8 November 2026.

Peningkatan ini menandai pergeseran signifikan dalam lanskap politik sipil AS dalam satu generasi terakhir. Distribusi pejabat Muslim ini tersebar di berbagai tingkatan birokrasi, mulai dari tingkat lokal hingga federal.

Di tingkat daerah misalnya, tercatat ada 11 walikota dan 98 anggota dewan kota. Sementara di sektor pendidikan dan hukum, terdapat 63 pejabat komite sekolah serta 18 hakim. Untuk tingkat legislatif negara bagian, komunitas Muslim diwakili oleh 14 senator dan 32 wakil rakyat.

Laporan tersebut juga menyoroti pencapaian di tingkat federal (Kongres AS). Pemilu paruh waktu terbaru mencatat sejarah dengan terpilihnya senator Muslim pertama di Senat AS dari Michigan, bergabung dengan perwakilan di House of Representatives yang meliputi Ilhan Omar (Minnesota), Rashida Tlaib (Michigan), André Carson (Indiana), dan Lateefah Simon (California).

Dari aspek demografi, keterwakilan perempuan Muslim di ranah publik menunjukkan angka yang tinggi, yakni mencapai 43,1% (110 orang) dari total pejabat yang terdata. Angka keterwakilan ini melampaui rata-rata nasional keterwakilan perempuan di Kongres AS yang berada di kisaran 28,2%.

Direktur Eksekutif CAIR menyatakan bahwa lonjakan angka ini mencerminkan meningkatnya kesadaran sipil dan integrasi politik yang kuat di kalangan generasi muda Muslim Amerika. Sebagian besar pejabat tersebut terpilih di negara bagian dengan populasi Muslim yang besar seperti New Jersey, Michigan, dan California, baik melalui Partai Demokrat, Partai Republik, maupun jalur independen dan non-partisan.

Berikut adalah daftar 225 pejabat Muslim yang kini aktif menjabat di 26 negara bagian.

Tingkat Federal (Kongres Amerika Serikat)

Di panggung politik nasional, pemilu paruh waktu terbaru melahirkan sejarah baru dengan terpilihnya Senator Muslim pertama, melengkapi keterwakilan di House of Representatives (DPR AS):

1.      Abdul El-Sayed (Demokrat – Michigan): Mencetak sejarah sebagai Muslim pertama yang berhasil memenangkan kursi Senat Amerika Serikat.
2.      Ilhan Omar (Demokrat – Minnesota): Anggota DPR AS.
3.      Rashida Tlaib (Demokrat – Michigan): Anggota DPR AS.
4.      André Carson (Demokrat – Indiana): Anggota DPR AS.
5.      Lateefah Simon (Demokrat – California): Anggota DPR AS.
6.      Adam Hamawy (Demokrat – New Jersey): Anggota DPR AS.
7.      Darializa Avila Chevalier (Demokrat – New York): Anggota DPR AS.

Tingkat Eksekutif Wilayah (Walikota)

1. Zohran Mamdani: Resmi menjabat sebagai Walikota New York City (NYC) Muslim pertama setelah memenangkan pemilu lokal.
2. Abdullah Hammoud: Walikota Dearborn, Michigan, kota dengan konsentrasi populasi Arab-Muslim terbesar di AS.
3. Amer Ghalib: Walikota Hamtramck, Michigan, kota pertama di AS yang seluruh pemerintahan lokalnya dipimpin oleh warga Muslim.

Tingkat Negara Bagian (Legislatif & Eksekutif Daerah)

Selanjutnya sebanyak 46 pejabat Muslim menduduki kursi parlemen daerah (32 Wakil Rakyat dan 14 Senator Negara Bagian). Beberapa nama kuncinya meliputi:

1.    Ghazala Hashmi: Senator Negara Bagian Virginia sekaligus Wakil Gubernur Virginia.
2. Keith Ellison: Jaksa Agung (Attorney General) Negara Bagian Minnesota.
3. Madinah Wilson-Anton: Anggota DPR Negara Bagian Delaware.
4. Ruwa Romman: Anggota DPR Negara Bagian Georgia.
5. Nabilah Islam: Senator Negara Bagian Georgia.

Tingkat Lokal & Yudisial

Untuk tingkat lokal yang mengelola urusan komunitas langsung, ratusan nama tersebar di dewan kota, dinas pendidikan, dan pengadilan:

1. Yudisial (Hakim): Tersebar 18 hakim Muslim, di antaranya Hakim Fatima El-Amin (Hakim Pengadilan Remaja di DeKalb County, Georgia) dan Hakim Nadia Kahf (Hakim Pengadilan Tinggi di New Jersey).
2. Dewan Kota & Komite Sekolah: Didominasi oleh nama-nama seperti Al Jabberi dan Kamal Rahman di Michigan, serta Jamilah Mansour dan Yasmeen Youngs yang mengurus kebijakan sekolah umum di wilayah distrik New Jersey dan Michigan.

Pihak CAIR menyatakan bahwa kehadiran nama-nama ini di birokrasi AS mencerminkan proses integrasi sipil yang semakin matang dan kuat dari generasi muda Muslim Amerika di ruang publik.