ACEH TENGAH – Kopi Arabika Gayo kini kian dikenal banyak wilayah khususnya di Indonesia. Dalam berbagai ajang pameran, arabika Gayo sering diperkenalkan dengan berbagai varian rasa melalui proses pengolahan kopi, mulai dari semi wash, honey, wine dan lain sebagainya.
Selain dari pengolahan-pengolahan tersebut, saat ini para prosesing kopi sering kali melakukan uji coba dengan beragam proses hingga melahirkan nama-nama baru dalam proses pengolahan kopi. Salah satu proses yang kini ditekuni oleh prosessing adalah Gilbas.
Gilbas atau Giling basah merupakan proses klasik dalam mengolah kopi di Gayo. Nama lain dari Giling Basah ini ialah Wet Hulled atau lebih di kenal dengan nama Semiwash yang dimana prosesnya itu mulai dari setelah penggilingan dari cherry merah kemudian dicuci sampai bersih sampai hilang lendirnya.
Setelah lendir-lendir hilang, kemudian dijemur dibawah terik matahari. Saat kadar air masih tinggi, gabah langsung di huller kembali hingga berubah menjadi labu. Dalam tahapan ini, pemroses biasanya menjemur kembali hingga kadar air 13-14.
Proses Klasik Gilbas
Sekilas, memang ini merupakan proses klasik dan proses ini merupakan proses yang paling banyak di produksi saat ini di wilayah dataran tinggi Gayo, Aceh. Bahkan, proses ini menjadi primadona bagi para toke kopi di sana. Bahkan para buyer sekalipun sering kali memesan biji kopi kepada eksportir kopi specility dengan permintaan gilbas ini.
Skor Tinggi proses Gilbas
Namun belakangan ini orang-orang mengira mustahil proses klasik semacam ini mendapatkan skor tinggi yang biasanya dalam cupping kopi proses wet hulled hanya mendapatkan skor 85,00 saja. Namun pada pagelaran kontes kopi speciality Cup Of Excellent bulan lalu di Jakarta, Iwan Tosa berhasil membawa proses klasik ini mendapatkan skor 90.10. Dari proses tersebut, membawa Iwan Tosa mendapatkan juara II dari event tersebut dan bersaing dengan proses-proses modern seperti natural anaerob dan experimental.
Semakin Banyak Permintaan
Keluar sebagai juara 2 pada kontes Coffee Speciality 2026 membuat proses gilbas ini semakin banyak permintaan dikalangan pengusaha kopi. Walaupun proses ini punya banyak pasar namun orang banyak yang mengira proses gilbas ini berbeda dengan smiwash atau wet hulled padahal prosesnya sama saja yakni semiwash. Jadi menurut kamu bagaimana?





