BANDA ACEH — M. Abrar Perdana resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Daerah Tunas Indonesia Raya (PD TIDAR) Aceh periode terbaru. Keputusan ini ditetapkan dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-3 PD TIDAR Aceh yang berlangsung di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, pada 4–5 November 2026.
Terpilihnya Abrar dinilai menjadi momentum penting bagi regenerasi kepemimpinan, sekaligus babak baru dalam memperkuat konsolidasi dan kaderisasi organisasi sayap pemuda partai Gerindra tersebut di wilayah Aceh.
Dalam keterangannya pada Jumat, 6 November 2026, M. Abrar Perdana menyatakan bahwa amanah memimpin TIDAR Aceh merupakan tanggung jawab besar. Ia berkomitmen untuk memperkokoh struktur organisasi dan memperluas kontribusi nyata generasi muda dalam pembangunan daerah.
"Kedepan, kita akan mendorong kader TIDAR agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan Aceh," ujar Abrar di Banda Aceh.
Pembekalan Politik dan Kepemimpinan Kader
Musda ke-3 ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Tunas III yang diselenggarakan oleh PD TIDAR Aceh. Sebelum memasuki proses pemilihan ketua, para kader terlebih dahulu mengikuti sesi pembekalan intensif yang mencakup materi kepemimpinan, wawasan kebangsaan, politik, kewirausahaan, hingga pemahaman mendalam mengenai sistem pemilu.
Rangkaian acara ini turut menghadirkan deretan tokoh penting sebagai pemateri, seperti Rahayu Saraswati (Ketua Umum PP TIDAR), Rocky Chandra (Sekretaris Jenderal PP TIDAR), H. Fadlullah, SE (Ketua DPD Gerindra Aceh), Dr. (Cand) Billy Mambrasar (Anggota Dewan Pembina PP TIDAR), Faisal Ilyas, SE, MM (Direktur Utama PT PEMA), dan Agusni AH, S.E. (Ketua KIP Provinsi Aceh).
Fokus pada Kaderisasi Pemimpin Masa Depan
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PP TIDAR, Rahayu Saraswati, menggarisbawahi pentingnya proses kaderisasi yang konsisten. Menurutnya, organisasi harus mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki integritas tinggi.
"TIDAR harus menjadi ruang bagi anak muda untuk bertumbuh, mengembangkan kapasitas, dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan," tegas Rahayu.
Melalui suksesnya penyelenggaraan Tunas III dan Musda ke-3 ini, PD TIDAR Aceh diharapkan dapat berjalan lebih solid, menjaga keberlanjutan regenerasi, serta melahirkan barisan kader muda yang berdampak positif bagi masa depan masyarakat Aceh.




